Prediksi Angin Positif di Balik Kepemimpinan Presiden AS Terpilih Joe Biden


 Pada pemilu AS 2020, selama ini hasil memberikan Joe Biden menang selaku presiden dipilih di Negeri Paman Sam. Walau hal tersebut masih dilawan oleh Donald Trump sampai sekarang ini.

bandar slot terbaik situs judi slot online deposit via pulsa

Tetapi, jika Biden telah melangkah ke Gedung Putih, dia diprediksi akan bawa AS pada adat masa lampau.


Hal tersebut jadi perhatian Foreign Kebijakan Community of Indonesia (FPCI) pada acara dialog Global Town Hall pada Jumat 20 November 2020 malam.


Dalam dialog bertema "Welcome Back, Amerika!", beberapa panelis yang datang sama-sama melempar alasan mengenai apa yang akan berlangsung di Amerika waktu periode kepresidenan Joe Biden diawali.


Beberapa panelis dalam dialog ini terbagi dalam Ketua Asia Grup dan Bekas Orang kepercayaan Menteri Luar Negeri untuk Kepentingan Asia Timur dan Pasifik Kurt M. Campbell, Presiden International Republican Institute (IRI) Dr. Daniel Twining dan Rebecca Lissner dari Perguruan Tinggi Perang Angkatan Laut AS.


Dialog ini diawali dengan pengkajian berkenaan jalinan Amerika Serikat dan China, ke-2 negara ini dijumpai sudah alami kemelut di periode kepimpinan Presiden Trump. Walau Biden dipandang pernah dekat sama Beijing, tetapi fungsinya tetap tentukan arah diplomasi di antara ke-2 negara yang akan datang.


Seorang profesor terpenting namanya Joseph S. Nye Jr, mengutarakan jika kepimpinan Biden kemungkinan turunkan kemelut di antara AS dan China. Tetapi, diplomasi ke-2 nya tidak bisa kembali lagi seperti 10 atau 20 tahun lalu.


Dia menjelaskan jika Biden tidak ambil langkah agresif sama seperti yang Trump kerjakan dalam memberi respon China. Dia memandang Biden akan dengarkan pendapat khalayak saat sebelum jalankan performanya.


Kemenangan Biden kemungkinan berpengaruh pada jalinan di antara China dan Hong Kong dan China dan Taiwan. Beberapa negara itu sedang bertabrakan atas kebutuhan yang lain.


Profesor terpenting Joseph S. Nye Jr, mengutarakan jika kemenangan Biden tidak bisa hentikan tekad Beijing untuk tundukkan Taiwan. Sesaat Negeri Formosa tetap bertahan selaku negara mandiri.


Walau begitu, Profesor Joseph percaya jika bakal ada waktu di mana AS akan mengatasi kemelut di antara dua negara itu.


Opini lain dari Bekas Orang kepercayaan Menteri Luar Negeri untuk Kepentingan Asia Timur dan Pasifik Kurt M. Campbell, dia mengatakan jika kemenangan Biden akan hidupkan kembali lagi diplomasi ala-ala Obama, di mana AS akan lakukan kesepakatan ekonomi dengan beberapa negara di Asia.


"AS akan tiba dengan taktik ekonomi seperti dahulu. Mereka akan lakukan kerja sama kembali lagi dengan sekutu atau teman dekat-sahabatnya di Asia," tambah Kurt.


Rebecca Lissner dari Perguruan Tinggi Perang Angkatan Laut AS ikut juga menjelaskan jika Biden akan bawa angin positif ke Asia, dia akan hidupkan kembali lagi beberapa hal yang ketinggalan dalam periode kepimpinan Trump.


Tetapi, opini berlainan tiba dari Daniel, di mana dia menjelaskan jika China bisa menjadi teror untuk AS walaupun Biden sudah jadi presiden. Dia menunjuk jika China tetap memperlihatkan invasinya menjadi negara yang punya pengaruh.


Dibalik ketidaksamaan opini itu, beberapa panelis setuju jika kepimpinan Biden bisa bawa keinginan jika seluruh ekspetasi bisa berlangsung.


Postingan populer dari blog ini

Ketchup is also highly acidic due to the tomatoes and vinegar. Acidic foods may trigger heartburn and acid reflux, diverting your focus from peak performance.

Market teams, nevertheless, dispute that the research

Abe, a conventional political leader understood for his hawkish sights